Berani Menghadapi Perbedaan : ISPSC’s 1st International Academic-Cultural Boot Camp

Mempelajari Ilocano Folk Dance

Mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat berakademik yang memiliki intelektual serta memiliki wawasan luas dalam bidang akademisinya. Mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi perbedaan kehidupan sosial. Oleh karena itu, kehadiran ISPSC’s 1st International Academic-Cultural Boot Camp merupakan salah satu fasilitas yang baik bagi mahasiswa untuk menambah wawasan melalui kepedulian hadirnya budaya lain yang berbeda.

Pada tanggal 29 Juli 2024, 6 mahasiswa Manajemen Industri Katering (Sultan Prayoga, Febby Debora, Nalita, M. Rizqi, Vincentia, Najwa Labibah), 2 mahasiwa jurusan lainnya beserta Ibu Ir Ilhamdaniah, Ph.D. sebagai dosen pendamping, berkesempatan untuk berpartisipasi sebagai peserta dalam program ISPSC’s 1st International Academic-Cultural Boot Camp yang dilaksanakan selama 5 hari di ISPSC, Ilocos, Filipina. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan kaya akan nilai-nilai budaya, serta memberikan kesempatan untuk belajar dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai negara. Kegiatan ini juga didukung dengan fasilitas yang sangat memadai dilengkapi pelayanan luar biasa yang mementingkan kenyamanan pesertanya.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh Walikota Tagudin City, Roque S. Verzosa Jr. satu hari setelah kedatangan kami di Candon, Ilocos. Lalu kami mengikuti pelatihan Bahasa Tagalog dan Iloco yang memberikan pemahaman dasar mengenai ungkapan yang umumnya digunakan. Selain itu, kami juga diperkenalkan berbagai praktik adat setempat, termasuk Ilocano Folk Dance “The Lovely Ilocana” dan kegiatan ini semakin menarik dengan adanya Cookfest Festival (Pista sa Nayon), di mana kami bersama-sama memasak dan menikmati hidangan tradisional. Kegiatan team building yang diadakan sebagai penutup hari juga semakin mempererat hubungan kami, menciptakan ikatan persahabatan yang kuat antara peserta dari berbagai latar belakang.

ISPSC Santiago, Ilocos
Bersiap Menaiki Banana Boat

Di hari ke tiga kegiatan kami adalah mengunjungi dan bertemu mahasiswa dari berbagai cabang kampus ISPSC yang tersebar di Santa Maria, Candon dan kotamadya Narvacan, Santiago, Tagudin, serta Cervantes, lalu menikmati makan siang di Pinakbet Farm yang menyajikan Pinakbet khas Ilocano yang disajikan dalam bambu  sembari menyaksikan cultural show courting and marriage musical act. Selain itu kami juga diajak untuk mengunjungi Bantay Church yang dibangun tahun 1590 serta berkeliling Vigan Heritage Site yang berasitektur kolonial menggunakan kalesa (delman). Sepanjang perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya, mata kami selalu dimanjakan dengan pemandangan laut lepas yang membentang sepanjang garis pantai barat Ilocos.

Hari keempat kegiatan ISPSC’s 1st International Academic-Cultural Boot Camp dimulai dengan bermain banana boat dengan kapal lokal di pantai terdekat penginapan kami, yaitu Staylite Candon Hotel. Kami juga berkeliling Candon City Eco Park, Vigan Traditional Market dan bermain permainan lokal bersama seluruh dosen dan panitia yang dipimpin oleh Mr Paul, salah satu dosen sastra di ISPSC.

Di malam hari kegiatan dilanjutkan dengan exchange cultural night yang dihadiri oleh walikota Candon City, Eric D. Singson. Selama acara berlangsung, kami menyaksikan berbagai local folk dance Iloco dan tarian tradisional peserta lain dari negara Vietnam. Kami juga menampilkan tarian dengan medley lagu dari berbagai daerah sebagai perwakilan dari Indonesia. Dan makan malam terakhir kami, panitia menyediakan berbagai makanan lokal filipina seperti balut, kwek-kwek gorengan khas Filipina dan patani. Malam ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada peserta yang telah memberikan kontribusi terbaik selama program berlangsung. Suasana acara sangat meriah dan penuh keakraban, menjadikan malam ini sebagai penutup yang berkesan untuk seluruh rangkaian kegiatan.

Penulis : Vincentia Intan D. A., Muhammad Rizqi

Cultural Night