Dosen MIK Menghadiri Seminar Pemaparan Makalah Posisi Calon Guru Besar di Gedung FPIPS

Dosen MIK Menghadiri Seminar Pemaparan Makalah Posisi Calon Guru Besar di Gedung FPIPS

Dosen MIK Menghadiri Seminar Pemaparan Makalah Posisi Calon Guru Besar di Gedung FPIPS

Comments Off on Dosen MIK Menghadiri Seminar Pemaparan Makalah Posisi Calon Guru Besar di Gedung FPIPS

(20/09/2019) Dr. Dewi Turgarini, S.S. MM.Par dosen Program Studi Manajemen Industri Katering menghadiri seminar pemaparan makalah posisi calon guru besar Dr. Kama Abdul Hakam, M.Pd di Ruang 30 Lantai 5 Gedung FPIPS. Makalah yang dipaparkan adalah “Tradisi Pendidikan Nilai di Sekolah Dasar Indonesia dalam Kajian Transmisi dan Konstruksi Nilai.

Beliau menyampaikan untuk berkontribusi dalam pendidikan nilai perlu memahami problematika sosial dimana terjadinya immoralitas, dan bagaimana problematika pembelajaran dalam orientasi transmisinya. Perlu adanya koreksi dari nilai manusia, realitas respin pendidikan nilai, serta tuntutan akademik secara psikoanalitik, sosiobiologi, dan pengembangan kognitif melalui teori belah ketupat dan tahapan internalisasi nilai. Hakekatnya ada tujuan pendidikan nilai adalah bagaimana siswa dapat memahami nilai diri sendiri, orang lain, kelompok.

Karena karakteristik nilai pada manusia tidak dibawa sejak lahir, tidak statis, berkembang sesuai kesadaran seseorang, kemampuan mengjadirkan nilai tergantung kualitas pikiran, perasaan, dan tindakan seseorang. Perlu adanya pemahaman bahwa pendidikan moral terkait psikologi, konstruksi, dan develomentalisme, selain itu juga adanya pendidikan karakter secara sosiologi, transmisi dan inkulkasi. Dr Kama memberikan solusi pertama bahwa UPI perlu mempersiapkan model-model pembelajaran berbasis pendekatan konstruksi di sekolah dasar.

Kedua kementrian pendidikan perlu melakukan pelatihan khusus implementasi konstruksu pada pembelajaran pendidikan nilai sekolah dasar. Terakhir sekolah dasar perlu memperkkkoh dan meningkatkan budaya transmisi dan mengintrodusir penggunaan konstruksi pada pendidikan nilai. Terkait pendidikan nilai warisan budaya gastronomi di tingkat sekolah dasar perlu mempersiapkan pendidikan nilai berbasis konstruksi nilai.

Back to Top