Divisi Kewirausahaan BEM Himamika Mengadakan Webinar Talkshow dengan Tema “Memulai dan Mempertahankan Usaha Kuliner di Masa Pandemi” dengan Menghadirkan Sri Wahyuni, pemilik Bikin Meler pada Sabtu, 26 Desember 2020

Divisi Kewirausahaan BEM Himamika Mengadakan Webinar Talkshow dengan Tema “Memulai dan Mempertahankan Usaha Kuliner di Masa Pandemi” dengan Menghadirkan Sri Wahyuni, pemilik Bikin Meler pada Sabtu, 26 Desember 2020

Divisi Kewirausahaan BEM Himamika Mengadakan Webinar Talkshow dengan Tema “Memulai dan Mempertahankan Usaha Kuliner di Masa Pandemi” dengan Menghadirkan Sri Wahyuni, pemilik Bikin Meler pada Sabtu, 26 Desember 2020

Comments Off on Divisi Kewirausahaan BEM Himamika Mengadakan Webinar Talkshow dengan Tema “Memulai dan Mempertahankan Usaha Kuliner di Masa Pandemi” dengan Menghadirkan Sri Wahyuni, pemilik Bikin Meler pada Sabtu, 26 Desember 2020

Pada hari Sabtu, 26 Desember 2020, Divisi Kewirausahaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Himpunan Mahajemen Industri Katering, Mengadakan Webinar Talkshow dengan Tema “Memulai dan Mempertahankan Usaha Kuliner di Masa Pandemi”. Kegiatan ini menghadirkan Sri Wahyuni sebagai pemateri.

Melalui kegiatan ini dapat diperoleh bahwa bagaimana Sri Wahyuni dapat membangun usaha bikin meler pada masa pandemi. Ia membangun usaha @bikinmeler_ pada tanggal 17 juli 2020.

Sri Wahyuni memaparkan bahwa jika mau membangun sebuah usaha kuliner maka kita harus membuat produk yang dapat bersaing dengan produk orang lain, yang berbeda dan menarik bagi kustomer.

Dalam pemasaran usaha kuliner yang paling terasa impactnya adalah melakukan pemasaran secara digital dapat melalui Instagram, Tiktok, WhatsApp, bekerjasama dengan GoFood, GrabFood, Shopee, Tokopedia, dan juga strategi mouth to mouth itu berpengaruh terhadap pendapatan perusahaan.

Lalu Melakukan Evaluasi terhadap apakah yang telah di lakukan perusahaan itu sesuai dengan perencanaan, apakah hal tersebut memiliki pengaruh yang besar terhadap perusahaan atau tidak.

Kita sebagai pelaku usaha kuliner harus selalu belajar disetiap peluang yang ada, jangan cepat putus asa karena setiap berwirausaha itu pasti ada saja tantangan yang dihadapi.

About the author:

Back to Top